Edit
XXX
by Paramita Oktaviana Sakti on Friday, January 21, 2011 at 2:08am
Jangan pernah memaksakan keyakinan pada orang lain kalau kamu tidak ingin dipaksa berkeyakinan yang sama. Semua orang punya pendapat dan juga kepercayaan pribadi. Kebahagiaan setiap orang pun berbeda, kita tidak bisa memaksakan orang lain merasakan kebahagiaan dari sumber yang sama dengan kita karena mungkin dengan jalan yang kita tempuh dia tidak bisa merasakan bahagia yang kita rasakan. Mungkin dengan hal yang kita kira sepele, orang lain bisa sangat bahagia. Dengan menghargai kepercayaan yang berbeda dan tidak mengusik satu sama lain, mungkin kita bisa hidup dengan tenteram. Mungkin kita sebagai manusia biasa kurang peka dengan peringatan yang diberikan Yang Maha Kuasa atas segala perilaku yang menyebabkan konflik dan perpecahan secara besar-besaran. Atau mungkin kita sadar tetapi kita mangkir dari semua itu. Mimpiku, aku tidak akan pusing melihat masalah yang aneh-aneh muncul di saat aku masih bisa bernafas dan beraktivitas. Dunia yang kulihat adalah kehidupan yang normal dengan konflik standar (konflik yang tidak menimbulkan masalah besar maupun perpecahan, or something like that lah). Goodbye lah buat perang beserta permusuhan dan tetek bengek lainnya. Dan yang pasti, aku bisa tidur nyenyak tiap malam dan tidak dibebani belajar (oh, nggak ada hubungannya, hanya intermezzo dan ngarang semata, hihi..). Aku mau tidur, dan meninggalkan imajinasi anehku malam ini. Kopi udah disuap sama buku MO ku,jadi aku susah tidur malam ini dan hanya bercinta dengan buku MO. Tapi semoga setelah terbitnya notes ini, aku bisa melanglangbuana ke pulau mimpi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar