semoga tulisanku yang sederhana ini bisa menginspirasi dan mungkin juga memotivasi teman semua :)
Minggu, 21 November 2010
8 Kebohongan Seorang Ibu
Saya perlu catatkan segala pembohongan itu untuk dijadikan renungan anda sekalian.
Cerita ini bermula ketika saya masih kecil. Saya lahir sebagai seorang anak lelaki dalam sebuah keluarga sederhana. Makan minum serba kekurangan.
PEMBOHONGAN IBU YANG PERTAMA.
Kami sering kelaparan. Adakalanya, selama beberapa hari kami terpaksa makan ikan asin satu keluarga.. Sebagai anak yang masih kecil, saya sering merengut. Saya menangis, ingin nasi dan lauk yang banyak. Tapi ibu pintar berbohong. Ketika makan, ibu sering membagikan nasinya untuk saya. Sambil memindahkan nasi ke mangkuk saya, ibu berkata : “”Makanlah nak ibu tak lapar.”-
PEMBOHONGAN IBU YANG KEDUA.
Ketika saya mulai besar, ibu yang gigih sering meluangkan watu senggangnya untuk pergi memancing di sungai sebelah rumah. Ibu berharap dari ikan hasil pancingan itu dapat memberikan sedikit makanan untuk membesarkan kami. Pulang dari memancing, ibu memasak ikan segar yang mengundang selera. Sewaktu saya memakan ikan itu, ibu duduk di samping kami dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang bekas sisa ikan yang saya makan tadi.Saya sedih melihat ibu seperti itu. Hati saya tersentuh lalu memberikan ikan yg belum saya makan kepada ibu. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya. Ibu berkata : “Makanlah nak, ibu tak suka makan ikan.”
PEMBOHONGAN IBU YANG KETIGA.
Di awal remaja, saya masuk sekolah menengah. Ibu biasa membuat kue untuk dijual sebagai tambahan uang saku saya dan abang. Suatu saat, pada dinihari lebih kurang pukul 1.30 pagi saya terjaga dari tidur.. Saya melihat ibu membuat kue dengan ditemani lilin di hadapannya. Beberapa kali saya melihat kepala ibu terangguk karena ngantuk. Saya berkata : “Ibu, tidurlah, esok pagi ibu kan pergi ke kebun pula.” Ibu tersenyum dan berkata : “Cepatlah tidur nak, ibu belum ngantuk.”
PEMBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT.
Di akhir masa ujian sekolah saya, ibu tidak pergi berjualan kue seperti biasa supaya dapat menemani saya pergi ke sekolah untuk turut menyemangati. Ketika hari sudah siang, terik panas matahari mulai menyinari, ibu terus sabar menunggu saya di luar. Ibu seringkali saja tersenyum dan mulutnya komat-kamit berdoa kepada allah agar saya lulus ujian dengan cemerlang. Ketika lonceng berbunyi menandakan ujian sudah selesai, ibu dengan segera menyambut saya dan menuangkan kopi yang sudah disiapkan dalam botol yang dibawanya. Kopi yang kental itu tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang ibu yang jauh lebih kental. Melihat tubuh ibu yang dibasahi peluh, saya segera memberikan cawan saya itu kepada ibu dan menyuruhnya minum. Tapi ibu cepat-cepatmenolaknya dan berkata : “Minumlah nak, ibu tak haus!!”
PEMBOHONGAN IBU YANG KELIMA.
Setelah ayah meninggal karena sakit, selepas saya baru beberapa bulan dilahirkan, ibulah yang mengambil tugas sebagai ayah kepada kami sekeluarga. Ibu bekerja memetik cengkeh di kebun, membuat sapu lidi dan menjual kue-kue agar kami tidak kelaparan. Tapi apalah daya seorang ibu. Kehidupan keluarga kami semakin susah dan susah. Melihat keadaan keluarga yang semakin parah, seorang tetangga yang baik hati dan tinggal bersebelahan dengan kami, datang untuk membantu ibu. Anehnya, ibu menolak bantuan itu… Para tetangga sering kali menasihati ibu supaya menikah lagi agar ada seorang lelaki yang menjaga dan mencarikan nafkah untuk kami sekeluarga.. Tetapi ibu yang keras hatinya tidak mengindahkan nasihat mereka. Ibu berkata : “Saya tidak perlu cinta dan saya tidak perlu laki-laki.”
PEMBOHONGAN IBU YANG KEENAM.
Setelah kakak-kakak saya tamat sekolah dan mulai bekerja, ibu pun sudah tua. Kakak-kakak saya menyuruh ibu supaya istirahat saja di rumah. Tidak lagi bersusah payah untuk mencari uang. Tetapi ibu tidak mau. Ibu rela pergi ke pasar setiap pagi menjual sedikit sayur untuk memenuhi keperluan hidupnya. Kakak dan abang yang bekerja jauh di kota besar sering mengirimkan uang untuk membantu memenuhi keperluan ibu, pun begitu ibu tetap berkeras tidak mau menerima uang tersebut. Malah ibu mengirim balik uang itu, dan ibu berkata : “Jangan susah-susah, ibu ada uang.”
PEMBOHONGAN IBU YANG KETUJUH.
Setelah lulus kuliah, saya melanjutkan lagi untuk mengejar gelar sarjana di luar negeri. Kebutuhan saya di sana dibiayai sepenuhnya oleh sebuah perusahaan besar. Gelar sarjana itu saya sudahi dengan cemerlang, kemudian saya pun bekerja dengan perusahaan yang telah membiayai sekolah saya di luar negeri. Dengan gaji yang agak lumayan, saya berniat membawa ibu untuk menikmati penghujung hidupnya bersama saya di luar negeri. Menurut hemat saya, ibu sudah puas bersusah payah untuk kami. Hampir seluruh hidupnya habis dengan penderitaan, pantaslah kalau hari-hari tuanya ibu habiskan dengan keceriaan dan keindahan pula. Tetapi ibu yang baik hati, menolak ajakan saya. Ibu tidak mau menyusahkan anaknya ini dengan berkata ; “Tak usahlah nak, ibu tak bisa tinggal di negara orang.”-
PEMBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN.
Beberapa tahun berlalu, ibu semakin tua. Suatu malam saya menerimaberita ibu diserang penyakit kanker di leher, yang akarnya telah menjalar kemana-mana. Ibu mesti dioperasi secepat mungkin. Saya yang ketika itu berada jauh diseberang samudera segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Saya melihat ibu terbaring lemah di rumah sakit, setelah menjalani pembedahan. Ibu yang kelihatan sangat tua, menatap wajah saya dengan penuh kerinduan. Ibu menghadiahkan saya sebuah senyuman biarpun agak kaku karena terpaksa menahan sakit yang menjalari setiap inci tubuhnya.
Saya dapat melihat dengan jelas betapa kejamnya penyakit itu telah menggerogoti tubuh ibu, sehingga ibu menjadi terlalu lemah dan kurus.. Saya menatap wajah ibu sambil berlinangan air mata. Saya cium tangan ibu kemudian saya kecup pula pipi dan dahinya. Di saat itu hati saya terlalu pedih, sakitsekali melihat ibu dalam keadaan seperti ini. Tetapi ibu tetaptersenyum dan berkata : “Jangan menangis nak, ibu tak sakit.”
Setelah mengucapkan pembohongan yang kedelapan itu, ibunda tercinta menutup matanya untuk terakhir kali. Dibalik kebohongannya, tersimpan cintanya yang begitu besar bagi anak2nya. Anda beruntung karena masih mempunyai orangtua… Anda boleh memeluk dan menciumnya. Kalau orangtua anda jauh dari mata, anda boleh menelponnya sekarang, dan berkata, “Ibu/Ayah, saya sayang ibu/ayah.” Tapi tidak saya lakukan, hingga kini saya diburu rasa bersalah yang amat sangat karena biarpun saya mengasihi ibu lebih dari segala-galanya, tapi tidak pernah sekalipun saya membisikkan kata-kata itu ke telinga ibu, sampailah saat ibu menghembuskan nafasnya yang terakhir.Ibu, maafkan saya. Saya sayang ibu…….
terselubung.blogspot.com
Kamis, 18 November 2010
Karena aku stress, aku mau tulis cinta-cintaan aja biar nggak tambah stress meskipun semu..
Sayang, cinta, beiby, kakanda, mas, kangmas, atau apa?
Kamu minta dipanggil apa?
Oh, aku tahu, aku panggil kamu mas sayang aja.
Mas sayang, aku rindu kamu.
Aku rindu semuanya tentang kamu, suaramu, senyummu, pokoknya kamu!
Aku nggak kuat untuk membendung semua perasaan ini.
Mas sayang, kamu rindu aku juga kan?
Malam ini aku terbayang-bayang kamu terus.
Aku sedih hari ini, cuma kamu bisa membuat aku tersenyum dan ceria lagi.
Sebenarnya aku tidak mau apa-apa dari kamu mas sayang, aku cuma ingin dekat selalu, aku cuma pengen kamu mengerti bahwa aku juga sayang sama kamu seperti halnya kamu sayang sama aku.
Aku nggak akan mengatakan "aku cinta, aku sayang sama kamu", tapi aku janji aku akan merealisasikannya seperti yang kamu lakukan.
Mas sayang, aku tahu kamu itu cuma bayang semu, tapi aku yakin suatu saat sosokmu berubah jadi nyata.
Aku nggak gila, tapi aku benar-benar sedang dalam fase kesepian. Aku nggak mengeluh tapi aku mencoba bersyukur.
Aku nggak tahu kapan kehadiranmu disini, mas sayang.
Aku juga nggak tahu sosokmu dalam nyata nanti seperti apa.
Selamat malam, mas sayang, selamat tidur, Tuhan memberkatimu selamanya..
Minggu, 07 November 2010
DOA
Aku tidak pernah suka dengan sebuah hal yang namanya menangis karena kita tahu menangis itu hanya akan membuat badan terasa lelah dan yang pasti mata kita akan bengkak sehingga membuat wajah terlihat mengerikan. Beruntungnya papa dan mama mengajakku untuk berdoa ke suatu tempat dimana kami sering berdoa. Saat itu, disana sangat sepi, tidak terlihat para pendoa yang biasanya juga berdoa. Hanya beberapa saja setelah kuhitung, ada seorang bapak tua, sepasang kekasih, sebuah keluarga kecil, dan yang terakhir adalah keluargaku. Suasana sangat dingin dan terasa mencekam karena sudah malam.
Pertama, aku bersyukur atas semua hal yang Tuhan beri buat aku. Banyak hal yang seharusnya aku syukuri, namun aku belum bersyukur. Aku teringat kondisi kawan2 yang terkena bencana begitu merana, sedangkan aku? Aku bisa makan dengan enak, berangkat kuliah dengan kendaraan yang orangtuaku beri buat aku, bisa duduk berleha-leha dirumah, bisa belajar, tidur di kasur yang enak, dan banyak hal lain. Mereka, para korban bencana, tidur di tempat pengungsian, kedinginan, tidak sekolah, terkena banyak penyakit, makan-makanan seadanya, dan berada dalam kondisi yang tidak menyenangkan. Sudah sepantasnya aku bersyukur, dan aku teringat bahwa terkadang aku mengeluhkan sesuatu yang tidak seharusnya dikeluhkan.
Kedua, aku minta sama Tuhan supaya hatiku ditenangkan, aku minta supaya moodku dipulihkan karena aku masih dalam tahap kuliah. Aku takut ketika aku tidak semangat kuliah, papa dan mamaku merasa sedih, aku cuma pengen bisa membanggakan mereka. Sepertinya itulah cara terbaik yang bisa kulakukan sekarang ini untuk membalas semua kebaikan mereka untukku. Dan sangat menggembirakan, keesokan harinya, Tuhan langsung mengabulkan permintaanku itu. I'm very happy.
Yang ketiga, aku minta supaya negaraku cepat kembali damai. Bencana, kerusuhan, dan segala hal yang mengganggu keamanan negara ini semoga segera dihilangkan. Membahas perbedaan SARA, sepertinya sudah tidak terlalu penting untuk keadaan genting seperti ini. Indonesia dengan Bhineka Tunggal Ika, harus benar-benar bersatu, jangan hanya digembor-gemborkan saja, tapi benar dilaksanakan. Aku berharap masyarakat Indonesia menghilangkan fanatisme sempit yang menghalangi pelaksanaan semboyan itu. Aku sedih ketika melihat kenyataan bahwa banyak pertengkaran di negara Ini akibat perbedaan SARA. Aku berharap, semoga semua sadar bahwa kita ini satu, kita INDONESIA.
Dan doaku yang terakhir, aku minta, aku selalu didekatkan rejeki dan juga didekatkan selalu dengan jodohku nanti siapapun itu. Aku berharap, aku punya masa depan yang cerah seperti banyak orang impikan. Ketika aku selesai berdoa, aku membuka mata, dan aku berkeyakinan, esok pasti akan tiba sebuah masa dimana kehidupan akan berjalan dengan baik.
Selasa, 19 Oktober 2010
Cinta Seorang Anak
Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya membesarkannya juga. Di tahun kedua setelah Eric dilahirkan saya pun melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya menamainya Angelica. Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga Sam. Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan dan membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah.
Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu menuruti perkataan saya. Saat usia Angelica 2 tahun, Sam meninggal dunia. Eric sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk. Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan membuat saya menyesal seumur hidup. Saya pergi meninggalkan kampung kelahiran saya beserta Angelica. Eric yang sedang tertidur lelap saya tinggalkan begitu saja. Kemudian saya tinggal di sebuah gubuk setelah rumah kami laku terjual untuk membayar hutang. Setahun, 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun.. telah berlalu sejak kejadian itu.
Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia Pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Angelica telah berumur 12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi yang mengingatnya.
Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film yang diputar dikepala saya. Baru sekarang saya menyadari betapa jahatnya perbuatan saya dulu.tiba-tiba bayangan Eric melintas kembali di pikiran saya. Ya Eric, Mommy akan menjemputmu Eric. Sore itu saya memarkir mobil biru saya di samping sebuah gubuk, dan Brad dengan pandangan heran menatap saya dari samping. “Mary, apa yang sebenarnya terjadi?”
“Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal yang telah saya lakukan dulu.” aku menceritakannya juga dengan terisak-isak. Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah memberikan suami yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangis saya reda, saya keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang. Mata saya menatap lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari hadapan saya. Saya mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya tinggali beberapa bulan lamanya dan Eric.. Eric…
Namun saya tidak menemukan siapapun juga di dalamnya. Hanya ada sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya mengamatinya dengan seksama… Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan Eric sehari-harinya. Saya sempat kaget sebab suasana saat itu gelap sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian kotor. Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau.
“Heii…! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?!”
Dengan memberanikan diri, saya pun bertanya, “Ibu, apa ibu kenal dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?”
Ia menjawab, “Kalau kamu ibunya, kamu sungguh tega, Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini, Eric terus menunggu ibunya dan memanggil, ‘Mommy…, mommy!’ Karena tidak tega, saya terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal Bersama saya. Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai pemulung sampah, namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu! Tiga bulan yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia belajar menulis setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu…”
Saya pun membaca tulisan di kertas itu…
“Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi…? Mommy marah sama Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom…”
Saya menjerit histeris membaca surat itu. “Bu, tolong katakan… katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya sekarang! Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan..!!”
Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.
“Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric telah meninggal dunia. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya ada di dalam sana… Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari belakang gubuk ini… Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya di sana.”
http://www.facebook.com/notes/felix-epifanius/baca-dan-resapi/446229306655
Sabtu, 09 Oktober 2010
give me J, give me O, give me M, give me B, give me L, give me O
Beribu curhatan masalah jomblo (bohong denk, nggak sebanyak itu) sering berkunjung ke telingaku. Kalo menasehati orang yang bisa membuka sedikit pikirannya sih masih oke, tapi bagaimana dengan yang pikirannya segede upil? Kenapa mereka merasa bahwa kalau jomblo itu adalah sebuah situasi yang sangat menyedihkan dan memilukan? Justru menurutku jomblo adalah situasi dimana kita bisa memperbaiki diri kita sebaik mungkin, sesempurna mungkin yang bisa dilakukan seorang manusia biasa.
Jangan cuma terhanyut dalam kesepian yang bisa menghanyutkanmu sampai-sampai kamu tidak merasa bahwa kepalamu terantuk batu dan mengeluarkan darah yang banyak. Selagi kita masih jomblo, ayo kita memperkaya ilmu, menyehatkan badan, mempercantik hati, merawat tubuh,dan melakukan semua kegiatan yang sangat berguna bagi kebaikan kita. Mungkin dikala kita sudah jauh lebih baik dari keadaan sebelumnya, Tuhan menjatuhkan seseorang yang jatuh hati sama kita dan kita juga jatuh hati sama dia (cieeeee....so sweet ^_^).
So, jangan terpuruk ya kalau kita masih jomblo. Jangan pernah merasa kesepian (meskipun pasti pernah merasa kesepian). Ayo kita cari kesenangan yang positif sebelum kita dimiliki oleh orang lain. Have a nice weekend, Good Morning & GBU ^_^
Selasa, 05 Oktober 2010
10 Aset Pria yang disukai Wanita
Ada pendapat sebagian wanita yang merasa, mereka bisa hidup tanpa kehadiran seorang pria. Namun, tak dapat dipungkiri, selain hal-hal yang dapat mereka lakukan sendiri, wanita juga sangat mencintai beberapa hal dalam diri seorang pria.
Apa saja yang bisa membuat wanita bertekuk lutut pada pria?
1. Bentuk tubuh
Perbedaan tubuh antara wanita dan pria merupakan hal yang sangat menggoda kaum hawa. Tangan yang lebih besar, dada bidang dan tubuh yang tegap membuat wanita merasa terlindungi saat berada dekat pasangannya. Bentuk wajah lebih maskulin dan otot kuat adalah bentuk fisik yang membuat pria terlihat provokatif sekaligus seksi.
2. Kemampuan melakukan yang tak dapat dilakukan wanita
Bahkan wanita yang sangat mandiri sekalipun mudah menerima pasangan pria yang memanjakannya. Di samping itu, kekuatan fisik pria membuat mereka lebih kuat mengangkat benda-benda berat atau memusnahkan serangga yang sangat menjijikkan di mata wanita.
3. Sisi sensitif
Saat menyaksikan pria menangis, setiap wanita pasti merasa telah memenangkan hatinya. Air mata merupakan tanda keintiman ekstrem, dan fakta bahwa dia perduli dan mempercayai Anda. Sisi sensitif pria di balik tubuhnya menggambarkan kelembutan yang mampu membuat semua hati wanita meleleh.
4.Aroma
Aroma tubuh khas sehabis mandi, wangi aftershave, cologne dan aroma alami tubuh pria adalah sisi menarik seorang pria yang membangkitkan perasaan lawan jenis. Kombinasi yang seringkali membuat wanita penasaran untuk menyelami pria lebih jauh.
5. Otak
Secara ilmiah, otak pria berbeda dari otak wanita. Kemungkinan itu pula yang menyebabkan pria lebih cenderung menyukai olahraga, teknologi dan hal-hal teknis yang sulit disukai wanita. Perbedaan maskulin dan feminin inilah yang membuat kita terlihat istimewa di mata mereka.
6. Selera humor
Semua wanita menyukai seorang pria dengan rasa humor dan melontarkan lelucon. lewat selera humor pria memancarkan pesona yang membuat mereka dengan mudah menertawakan kekurangan dan tidak terlalu serius.
7. Sifat melindungi
Sikapnya yang melindungi saat dan menjaga saat menyeberang jalan atau membantu menuruni tanjakan membuat wanita merasa tersanjung. Meski bisa menjaga diri sendiri, sebuah perhatian pria akan membuat wanita merasa istimewa.
8. Pakaian
Pakaian khas pria seperti kemeja garis-garis biru atau sweater yang menampakkan bentuk tubuh mereka membuat wanita sering tergila-gila menatapnya.
9. Mengedepankan logika
Berbeda dengan wanita, pria sangat dipengaruhi logika dan akal sehat daripada emosi. Meskipun sedang marah, pria mampu mempertahankan sikap tenang di hadapan kita yang mungkin saja telah lepas kendali. Ketenangan pria membuat wanita merasa lebih aman.
10. Hasrat yang selalu menyala pada orang yang ia cintai
Saat mencintai seseorang, pria akan berusaha menjaga gairah mereka terhadap pasangan meski secara fisik telah banyak perubahan.
Bagi mereka, penampilan fisik bukan hal utama lagi, meski mereka akan senang jika pasangan memakai pakaian yang menunjukkan keseksian di hadapan mereka. Mereka akan menerima semua kekurangan dan kelebihan pasangan seperti wanita menerima hal sama....
Sabtu, 25 September 2010
PEREMPUAN
Perempuan yang kuat tidak pernah takut akan segala sesuatu, namun perempuan dengan jiwa yang kuat menunjukkan keberanian ditengah ketakutan............
Perempuan yang kuat tidak memperkenankan orang lain untuk mendapatkan yang terbaik dari dirinya, namun perempuan dengan jiwa yang kuat memberikan yang terbaik dari dirinya untuk orang lain............
Perempuan yang kuat berani berjalan jauh tanpa alas kaki, namun perempuan dengan jiwa yang kuat mengetahui bahwa Tuhan akan mendukungnya bila dia jatuh..............
Perempuan yang kuat mencerminkan percaya diri di wajahnya, namun perempuan dengan jiwa yang kuat mencerminkan kasih sayang...............
Perempuan yang kuat percaya bahwa ia cukup kuat untuk suatu perjalanan jauh, namun perempuan dengan jiwa yang kuat percaya bahwa di dalam perjalananlah ia akan menjadi kuat!
Senin, 13 September 2010
BAKAT
Sebagai contoh, aku punya seorang teman les pelajaran waktu SMA dulu, aku melihat dia punya bakat di bidang tulis menulis, for example : cerpen, novel, dkk. Tapi orangtuanya memaksa dia untuk les piano dari kecil. Memang dia bisa main piano, tapi untuk ukuran waktu belajar yang lama, dia masih biasa saja. Bakat tulis-menulisnya tidak pernah ia kembangkan, dia sering menulis sesuatu di laptopnya tapi hanya untuk konsumsi pribadi aja.
Aku pikir, kasihan juga anak itu. Yang aku herankan kenapa dia nggak bilang ke orangtuanya? ternyata dia punya pikiran ingin menyenangkan hati orangtuanya. Buat aku, itu suatu kesalahan terbesar.
Jujur aku juga pengen mengembangkan bakat dan minatku yang satu ini, PIANO, aku dari dulu pengen banget les piano, tapi ga pernah ada waktu untuk les, semua waktu habis untuk les n kegiatan yang lain. Dengan terpaksa aku belajar sendiri dirumah, guruku namanya BUKU ^_^, yah seperti orang lain bilang, learning by doing, aku juga sering lihat orang2 main piano, jadi dikit dikit gitu deh belajarnya, ehehehee....
Orangtuaku sih juga tahu, mereka juga agak bingung waktu aku mencet mencet tuts itu, kok aku bisa gitu, ya mereka cukup seneng sih, apalagi waktu aku sambil nyanyi..
Aku pikir, orangtua pasti akan seneng ketika bakat anaknya berkembang dengan baik, apapun itu (asal yang positif dan memberikan pengaruh yang baik buat perkembangan)..
SO,
KEMBANGIN BAKATMU SEKARANG JUGA, OK!!
jangan sampai ketika tua kamu menyesal tidak mengembangkan bakatmu ^_^
isi masa mudamu dengan hal-hal yang positif, jangan cuma buang buang uang orangtuamu untuk hal-hal yang nggak perlu meskipun orangtuamu adalah konglomerat..
buat apa sih kesenangan n harta duniawi kalo pas kamu meninggal gak akan bisa kamu nikmati?
buatlah hidupmu berguna buat orang lain, dan juga membahagiakan keluargamu..
God Bless U
^_^
Sabtu, 11 September 2010
Sebuah Inspirasi
Sedikit namun......
Seberkas sinar matahari mampu memberikan kehangatan, namun bila berlebih dapat membakar kulit.
setetes air dapat memberikan kesegaran dan kelegaan, namun bila berlebih dapat mengakibatkan banjir.
sebentuk cinta dapat memberikan kehangatan dan kesegaran, namun bila berlebih efeknya akan dahsyat, ia akan membakar hati yang beku dan mampu membanjiri hati yang tandus yang akhirnya menumbuhkan cinta yang lain untuk dibagikan. Berbagi cinta dengan hati walau hanya sedikit akan lebih berarti ketimbang memberi banyak cinta TANPA HATI..
.....................
Aku berbuat baik bukan untuk mendapatkan imbalan atau pujian. Aku berbuat baik bukan karena takut akan kiamat. Aku berbuat baiik bukan karena takut akan neraka dan bukan karena ingin masuk Surga. Aku berbuat baik bukan karena diminta atau dipaksa oleh orangtua atau lembaga. Aku berbuat baik karena DIA terlebih dahulu mengasihiku tulus. Aku berbuat baik karena DIA telah menerimaku apa adanya. Aku berbuat baik karena DIA telah mengharapkan balas jasa dariku..
Maka....
Aku berbuat baik, berbagi kasih kepada sesama dan lingkunganku karena aku MENCINTAI dengan TULUS SEPERTI DIA yang tulus mencintaiku...
(diambil dr panduan misa tanggal 15 Nov 2009)
Jumat, 10 September 2010
UNTUK CALON AYAH
"Ko belum tidur...?" Sapa Ahmad sambil mencium anaknya. Biasanya Amanda memang sudah terlelap ketika ia pulang, dan baru terjaga ketika akan berangkat ke kantor pagi hari.
Sambil membuntuti ayahnya menuju ruang keluarga, lalu Amanda berucap, "Manda tunggu ayah pulang, sebab Manda mau nanya sesuatu".
"Apa itu ?" jawab Ahmad sambil berlalu.
"Emm...berapa sih gaji Ayah..??" cetus Amanda.
"Lho tumben, kok nanya gaji Ayah ? tugas dari sekolah ya ?, makin aneh saja tugas dari gurumu". Amanda cuma menggeleng.
"Ooo.., pasti Manda lagi ingin sesuatu ya..? Mau minta apa sih nak ? sampai mau tahu gaji Ayah segala?, nanti Ayah belikan, khan semua uang yang Ayah cari buat Manda, anak kesayangan Ayah", jawab Ahmad diplomatis.
"Enggak kok, pengen tahu aja" ucap Manda singkat.
"Ok.., gaji Ayah Rp. 5.500.000,- itu untuk 22 hari kerja dan 10 jam sehari, terus kalau Ayah hari Sabtu masuk kantor dapat tambahan 300.000 rupiah," jawab Ahmad panjang lebar.
"Oo...ehm..kalau Ayah pulang malam sama saja ya Yah ?" lanjut Manda.
"Anak Ayah memang pintar !, kalau Ayah pulang malam, itu namanya kerja lembur, Ayah mendapat tambahan lagi 100.000 rupiah. Jadi Manda bisa menghitung khan.., berapa kita mendapat uang selama sebulan ?" kata Ahmad.
Amanda berlari mengambil kertas dan pensilnya di meja belajar, kemudian terlihat menghitung dan menulis sesuatu. Sementara Ayahnya melepas sepatu dan menyalakan televisi, kegiatan rutinnya sambil menunggu kantuk.
Ahmad beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, ketika Manda berlari mengikutinya, "Berarti Ayah digaji 25.000 rupiah satu jam kalau hari Senin sampai Jum'at, dan 30.000 rupiah kalau hari Sabtu ya ? katanya.
"Wah, hebat...!!! Sudah, sekarang cuci kaki, terus tidur ya!" perintah Ahmad, tetapi Manda tidak beranjak. Sambil menyaksikan Ayahnya berganti pakaian dia kembali bertanya, "Ayah, Manda boleh meminjam uang Ayah 5.000 rupiah..?
"Sudah ah, tidak usah macam-macam lagi, buat apa minta uang malam-malam begini ?, Ayah capek, mau mandi dulu, tidur sana..!"
"Tapi Ayah..." rengek Manda bertahan
"Ayah bilang tidur!" hardik Ahmad dengan agak keras.
Manda tampak terkejut dan diapun masuk kamar sambil tertunduk.
Usai mandi, Ahmad nampak menyesali hardiknya. Ia-pun menengok Manda di kamar tidurnya. Didapatinya anak kesayangannya itu belum tidur dan sedang terisak-isak pelan sambil memegang uang beberapa lembar uang 1.000-an kucel di tangannya.
Sambil berbaring dan mengelus kepala bocah kecil itu, Ahmad berkata, "maafkan Ayah nak, Ayah sayang sekali sama Manda. Tapi buat apa sih minta uang malam- malam begini ? kalau mau beli mainan besok khan bisa. Jangankan cuma 5.000 rupiah, lebih pun Ayah beri" ujar Ahmad.
"Ayah, Manda tidak minta uang, Manda hanya pinjam, nanti Manda kembalikan kalau sudah menabung lagi dari uang jajan selama sepekan".
"Iya.., tapi buat apa ? tanya Ahmad lembut.
"Manda menunggu Ayah dari jam 8 pagi, karena Manda kan libur hari ini. Manda mau minta Ayah ajari Manda main ular tangga, teman Manda di sekolah sudah bisa semua, tiga puluh menit saja. Ibu bilang kalau waktu Ayah itu berharga, jadi Manda mau ganti waktu Ayah".
Amanda berhenti sebentar sambil membuka tangannya, dia melanjutkan "tadi Ayah bilang kalau hari Sabtu Ayah digaji Rp.30.000,- satu jam, Manda buka tabungan Manda, sisa uang jajan, hanya Rp.10.000,- padahal Manda khan perlu Rp.15.000,- untuk setengah jam, jadi kan kurang Rp.5.000,- makanya Manda pinjam dari Ayah" kata Manda.
Ahmad pun terdiam. Dia kehilangan kata-kata. Dipeluknya bocah kecil itu erat-erat dengan perasaan haru. Kalimat Manda tadi bagaikan sembilu mengiris hatinya, dia baru menyadari ternyata harta yang dia berikan selama ini, tidak cukup untuk "membeli" kebahagiaan anaknya.
________
Bagaimana dengan kita ?
sudahkah kita berikan hak-hak anak kita..?
sudahkah kita menjadikannya teman bermain dan teman belajar, memberikan cinta dan sayang, dst...?
Ataukah dengan segala macam dalih kita dengan leluasa menghabiskan waktu di luar, dengan alasan bisnis, urusan umat, atau bahkan sekedar refreshing, bertemu dengan teman-teman lama, sementara anak kita yang selama satu pekan penuh bersama orang lain, menunggu sentuhan tangan dan hati kita.
Mereka ingin berbagi cerita keberhasilan mereka dan mengadu kesulitan mereka, dengan penuh harap agar kita bisa apresiasi apapun keadaan mereka. Bahkan mungkin menjadi solusi bagi masalah mereka, sekecil apapun itu.
Ingat.., mereka butuh orang tua, bukan harta.
mereka butuh orang tua, bukan toko mainan.
mereka butuh orang tua, bukan lembaga-lembaga kursus ataupun guru-guru les/privat
mereka butuh orang tua, bukan pembantu ataupun penjaga anak
mereka butuh orang tua, bukan tempat penitipan anak
Ibu & Bapak adalah sekolah pertama bagi anak. Berikanlah kurikulum terbaik untuk anak-anak Anda.
Semoga kita bisa mengambil hikmahnya
silahkan pilih..
Ada sebuah perusahaan besar yang sedang mencari karyawan. Dalam tes tertulisnya, mereka hanya memberikan satu kasus untuk dijawab :
Anda sedang mengendarai motor di tengah malam gelap gulita dan hujan lebat di sebuah daerah yang penduduknya sedang diungsikan semuanya karena bencana banjir. Pemerintah setempat hanya bisa memberikan bantuan 1 buah Bis yang saat ini juga sedang mengangkut orang-orang ke kota terdekat.
Saat itu juga Anda melewati sebuah perhentian Bis satu-satunya di daerah itu. Di perhentian Bis itu Anda melihat 3 orang yang merupakan orang terakhir di daerah itu yang sedang menunggu kedatangan Bis :
- Seorang NENEK TUA yang sekarat
- Seorang DOKTER yang pernah menyelamatkan hidup Anda sebelumnya.
- Seseorang yang selama ini menjadi IDAMAN HATI Anda dan akhirnya Anda temukan
Anda hanya bisa mengajak satu orang untuk membonceng Anda, siapakah yang akan Anda ajak ? Dan jelaskan jawaban Anda mengapa Anda melakukan itu.
Sebelum Anda menjawab, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan:
Seharusnya Anda menolong nenek tua itu dulu karena dia sudah sekarat. Jika tidak segera ditolong akan meninggal. Namun, kalo dipikir-pikir, orang yang sudah tua memang sudah mendekati ajalnya. Sedangkan yang lainnya masih sangat muda dan harapan hidup kedepannya masih panjang. Dokter itu pernah menyelamatkan hidup Anda. Inilah saat yang tepat untuk membalas budi kepadanya. Tapi kalo dipikir, kalo sekedar membalas budi bisa lain waktu khan. Namun,kita tidak akan pernah tau kapan kita mendapatkan kesempatan itu lagi.
Mendapatkan idaman hati adalah hal yang sangat langka. Jika kali ini Anda lewatkan, mungkin Anda tidak akan pernah ketemu dia lagi. Dan impian Anda akan kandas selamanya.Jadi yang mana yang Anda pilih ?
Untuk direnungkan :
Dari 2000 an orang pelamar HANYA 1 ORANG yang diterima bekerja di perusahaan tersebut. Orang tersebut tidak menjelaskan jawabannya, hanya menulis dengan singkat :
Saya akan memberikan kunci motor saya kepada sang dokter dan meminta dia untuk membawa nenek tua yang sedang sekarat tersebut untuk ditolong segera. Sedangkan saya sendiri akan tetap tinggal disana dengan Sang idaman hati saya untuk menunggu Bis kembali menolong kami...
Ya.. jawaban diatas adalah jawaban yang terbaik bukan? tapi kenapa sebagian besar hal tersebut tidak kita pikirkan sebelumnya ?? Apakah karena kita terbiasa dengan TIDAK MAU UNTUK MELEPAS apa yang sudah kita dapatkan ditangan dengan susah payah.
Dan bahkan berusaha meraih lagi sebanyak-banyaknya?
Terkadang dengan rela untuk melepaskan sesuatu yang kita miliki, mengakui segala keterbatasan yang kita miliki dan melepaskan semua keinginan kita untuk sesuatu yang lebih mulia, kita akan mendapatkan sesuatu yang jauh lebih besar..
Senin, 06 September 2010
SAYA BELAJAR...........
bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain
mencintai saya.
saya hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang
yang saya cintai..
Saya belajar,
bahwa butuh waktu bertahun-tahun
untuk membangun kepercayaan dan hanya
beberapa detik saja untuk menghancurkannya....
Saya belajar,
bahwa sahabat terbaik bersama saya
dapat melakukan banyak hal dan kami selalu
memiliki waktu
terbaik...
Saya belajar,
bahwa orang yang saya kira
adalah orang yang jahat,
justru adalah orang yang membangkitkan
semangat hidup saya kembali serta
orang yang begitu perhatian pada saya...
Saya belajar,
bahwa persahabatan sejati senantiasa bertumbuh
walau dipisahkan oleh jarak yang jauh,
Beberapa diantaranya melahirkan cinta sejati....
Saya belajar,
bahwa jika seseorang tidak menunjukkan perhatian
seperti yang saya inginkan,
bukan berarti bahwa dia tidak mencintai saya....
Saya belajar,
bahwa sebaik-baiknya pasangan itu,
mereka pasti pernah melukai perasaan saya....
dan untuk itu saya harus memaafkannya...
Saya belajar,
bahwa saya harus belajar mengampuni diri sendiri
dan orang lain...
kalau tidak mau dikuasai perasaan bersalah
terus-menerus...
Saya belajar,
bahwa lingkungan dapat mempengaruhi pribadi saya,
tapi saya harus bertanggung jawab untuk apa yang
saya telah lakukan..
Saya belajar
bahwa dua manusia dapat melihat sebuah benda,
tapi kadang dari sudut pandang yang berbeda...
Saya belajar,
bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki
tapi yang penting adalah siapa saya ini sebenarnya...
Saya belajar,
bahwa tidak ada yang instant atau serba cepat di
dunia ini,
semua butuh proses dan pertumbuhan,
kecuali saya ingin sakit hati...
Saya belajar
bahwa saya harus memilih
apakah menguasai sikap dan emosi atau sikap dan
emosi itu yang
menguasi diri saya...
Saya belajar,
bahwa saya punya hak untuk marah, tetapi itu bukan
berarti
saya harus benci dan berlaku bengis....
Saya belajar,
bahwa kata-kata manis tanpa tindakan adalah saat
perpisahan dengan
orang yang saya cintai...
Saya belajar,
bahwa orang-orang yang saya kasihi justru sering
diambil segera
dari kehidupan saya...
Saya belajar,
bahwa saya harus belajar dari kesalahan yang
pernah saya lakukan dan hidup untuk masa depan,
bukan terus-menerus melihat ke masa lampau..
Saya belajar,
bahwa cinta itu memberi dan mengerti tanpa harus
diberi dan dimengerti..
Saya belajar,
bahwa apa yang kita inginkan tidak selalu sesuai
dengan apa yang kita butuhkan, dan kita harus
berlapang dada menerimanya..
Saya belajar,
bahwa keluarga saya adalah harta terbesar yang
saya punya..
Saya belajar,
bahwa saya harus tidak boleh berhenti tuk belajar...
(dari milis kampung sebelah...)
(copas dari motivasi dan inspirasi)
Sabtu, 04 September 2010
FORGIVING PEOPLE WHO HAVE HURT US
Some of the incidents may hurt so much that it's not easy for us to forgive the offenders. Clinging to anger won't do us any good. If you forgive someone, it doesn't mean that you condone his unfair treatment, so we must forgive him/her wholeheartedly.. Forgiving has profound benefits, right? pokoknya, jangan sampai kita terlambat memaafkan seseorang yang bersalah pada kita sebelum TERLAMBAT memafkaannya.. maybe, forgive seems to be the hardest word (kayak lagu aja), but u must try and feel the effect, okay?..selamat mencoba, aku dah pernah nyoba kok, :), have a nice dream....
Rabu, 01 September 2010
IRI
aku pernah iri sama orang karena dia mendapatkan sesuatu yang ingin aku dapatkan (sebenarnya).. tapi setelah aku pikir pikir, iri tuh buat apa? buang buang waktukah? atau untuk apa? ya, iri tu cuma buang buang waktu, dan bikin kotor hati n pikiran.. kenapa kita nggak berusaha aja buat mendapatkan apa yang kita mau?
oya sampe lupa, kenapa kita juga nggak bersyukur dengan apa yang kita punya? mungkin kita masih punya banyak potensi yang perlu digali, tidak perlu menghabiskan waktu untuk iri saja.. memang aku juga pernah iri sama orang, sebut saja mawar (bukan nama sebenarnya)..
si mawar ini tiba tiba mendapatkan sesuatu yang aku juga ingin dapatkan, tapi si mawar sudah memilikinya, tiba-tiba aku merasa iri.. aku jengkel karena dia dapet itu.. waktu udah dirumah, aku baca kitab suci yang pokoknya ttg cemburu (iri sama cemburu aku anggep sama aja lah ) gitu deh intinya, ternyata tu bukan perbuatan KASIH, tu perbuatan jahat, kan kalo kita menanam kejahatan pasti kita bakal menuai kejahatan, dan ogah banget ya kalo aku menuai kejahatan, amit amit deh.. and then, aku memutuskan buat tidak mengulangi yang namanya IRI lagi, karena selain perbuatan jahat, IRI tu juga bikin capek hati, hihihi...
setelah waktu berjalan, aku tahu ternyata ni si mawar iri berat sama aku sejak lama (nah lho kok gitu), menurut dia, aku tu jauh lebih baik daripada mawar, dia nggak suka kalo aku terlihat hebat (hih to, ya ampun).. untung dulu aku ga melanjutkan rasa iriku ke dia ya ntar malah jadi iri-irian, hihihi..
berarti, iri tu nggak ada untungnya sama sekali, emang bener, iri tu tanda ga mampu, ih ogah banget ya kalo aku iri, berarti tandanya aku ga mampu donk, tapi aku percaya kok kalo kita berusaha n usaha kita direstui Tuhan, pasti bisa kok, jadi nggak ada kata tidak mampu!.. kita bisa jauh lebih baik daripada yang kita kira, nggak perlu iri hati, ya kalo iri kan emang manusiawi ya, tapi jangan sampe pikiran kita jadi jahat gitu, jadikan motivasi aja supaya kita berusaha lebih baik, biarkan mereka menikmati rejeki yang Tuhan beri, kita nggak perlu iri, Tuhan tu adil kok, :), have a nice dream, hoahmmmmm.......
Senin, 08 Februari 2010
Newbie (again and again...oh no!)
hahaha...
kalo kata kerennya di kaskus sih "NUBITOL". sebuah kata yang menggambarkan tentang blog-ku ini. Sebenernya sih aku udah pernah bikin blog, tapi gara-gara dulu waktu SMA sibuk banget, jadinya nggak sempet ngurusin. Sekarang kan udah kuliah, pumpung masih libur ya lumayan, bisa bikin blog yang baru lagi (hehehe...). Mau ngisengin blog yang lama, eh udah lupa nama n passwordnya, mending bikin baru lagi aja.
aku juga belum terinspirasi tentang isi blog ini nantinya kayak gimana, yaaaa semoga cepet dapet inspirasi dari temen-temen semua aja deh...hihihihi....kasihan banget sih sebenernya, aku banyak nulis tapi nggak dipublikasikan, siapa tahu tulisanku bisa menginspirasi (bleeeuuhhh narsis bok!)
ya sebelumnya aku pengen menulis tentang diriku dulu aja deh. aku biasa dipanggil Mita. kenapa ada saktinya?...karena itu memang nama pemberian papa mama..udah lah jangan heran, soalnya aku lahir pas kesaktian pancasila itu lho...hihihi....
sekarang statusku adalah sebagai mahasiswa baruu (nubitol..lagi lagi newbie...hihihi...) di Universitas Diponegoro Semarang (nama kerennya UNDIP) di Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen...agak ga nyambung sih sama jurusanku di SMA..dulu aku dari jurusan IPA, tapi nggakpapa lah..ilmunya jadi tambah banyak (pastinyaaaaa..hehe)
dulu waktu SMA aku ikut program akselerasi (yang dua taun doank sekolahnya itu lhooo....pamer mode : on), banyak banget prestasi yang aku punya, haha, orang orang bilang aku multitalen, karena emang sih aku bisa apa apa....haha... (pamer mode lagi : on), aku dulu juga siswa teladan (bukan telat makan jadi edan lho)...yaaaa aku emang orangnya gila, kalo orang disekitarku biasa bilang aku ini gila banget...tapi pastinya tetep seru dan jayus donk donk donk...orang juga ga pernah nyangka kalo aku ni banyak prestasi (hiks hiks....T.T), makanya aku tulis disini aja, siapa tahu ada yang baca...ntar kan kalo nulis di fesbuk dikiranya sombong (emang kalo nulis disini nggak sombong ya?..hoihihi....)
ya sekian dulu tulisan nubitolnya ini, wkwkwkwk....aku capek, dilanjut besok aja....daaaaaa